Fitur Program Kasir – Item Konsinyasi

Ada yang tahu dimana letak resiko pembelian item – item konsinyasi (titip jual)? Banyak orang yang berpendapat bahwa pembelian item – item konsinyasi itu zero risk atau tanpa resiko, benarkah? Kurang tepat jika dikatakan kalau pembelian item – item konsinyasi tanpa resiko, kalau dilihat dari resiko kerugian karena item tidak terjual memang benar, si penjual tidak akan mendapatkan kerugian karena penjual tidak mengeluarkan modal untuk mendapatkan item – item konsinyasi tersebut. Kalau item konsinyasi tersebut sampai expired juga tidak ada masalah bagi penjual, Namun secara tidak sadar, penjual pun ikut berinvestasi dengan menyediakan ruang (space) untuk penempatan item – item konsinyasi, yang mana jika penjual hanya memiliki ruang usaha atau ruang display yang kecil akan lebih baik space tersebut digunakan untuk menenpatkan item – item lain yang fast moving (laku keras), selain itu juga bukan tidak mungkin jika penjual tidak teliti dengan perhitungan item konsinyasi yang terjual, maka penjual akan dirugikan dengan data penjualan fiktif dari sales yang menitipkan barang produksinya. Oleh sebab itulah pemilik usaha/penjual terkadang keberatan menerima barang – barang konsinyasi, bisa dikarekan lemahnya pencatatan dari sisi penjual atau kecurangan aau kesalahan perhitungan dari sales item konsinyasinya.

Penerimaan Item Konsinyasi

Untuk menghindari atau meminimalisir terjadinya kesalahan perhitungan item konsinyasi yang terjual, diperlukan suatu fitur dari program kasir yang mampu mencatat penerimaan item konsinyasi masuk, mencatat item – item konsinyasi yang terjual, mencatat item konsinyasi yang diretur dan mencatat item – item konsinyasi terjual yang sudah dibayar kepada pihak produsen.

Figure 1 - Form Penerimaan Item Konsinyasi Masuk
Dengan pencatatan ini penerimaan item konsinyasi masuk oleh penjual, maka stok persediaan di program kasir akan bertambah, proses pencatatan item konsinyasi ini sedikit berbeda dengan pencatatan pembelian, karena didalamnya tidak terdapat pembayaran DP atau pembayaran kredit dan tunai.

Retur Item Konsinyasi

Item – item konsinyasi yang tidak laku atau sudah kadaluarsa atau ditarik kembali oleh produsen dicatat di menu retur konsinyasi. Fitur ini bermanfaat untuk mengurangi stok yang ada, beberapa produsen tetap meninggalkan item – item konsinyasinya pada saat penagihan item konsinyasi yang terjual karena item tersebut tidak ada masa kadaluarsanya, jika demikian proses retur item konsinyasi tidak perlu dilakukan.

Figure 2 - Retur Konsinyasi

Pembayaran Item Konsinyasi

Item – item yang sudah terjual akan dibayarkan pada saat jatuh tempo atau ketika bagian penagihan item konsinyasi itu datang. Penghitungan item konsinyasi yang terjual bisa saja berbeda dengan fisik item yang tersisa, hal ini bisa disebabkan kesalahan pada saat penginputan penerimaan item konsinyasi atau pada saat pencatatan penjualan dan pada saat pencatatan retur item konsinyasi.

Figure 3 - Daftar Konsinyasi

Figure 4 - Pembayaran Item Konsinyasi Terjual


Jika semua proses transaksi item konsinyasi sudah benar, maka perhitungan item yang terjual akan sesuai dengan sisa item yang tersisa seperti stok opname yang dilakukan oleh produsen atau bagian penagihan. Jika terjadi selisih, berarti kemungkinan terjadi kesalahan perhitungan atau terjadi kecurangan oleh produsen atau bagian penagihan. Wallahualam.

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.