Berdasarkan data dari Sensus Penduduk 2010, jumlah penduduk yang masih bersekolah mencapai 24,14% atau sebanyak 51.886.214 jiwa dari total seluruh penduduk Indonesia usia sekolah (diatas 5 tahun), laki - laki dan perempuan di pedesaan dan di kota sebanyak 214.962.624 (http://sp2010.bps.go.id). Saat ini terdapat lebih dari 250 ribu sekolah untuk semua tingkatan termasuk madrasah. Terdapat sebanyak kurang lebih 3 juta tenaga pengajar di seluruh Indonesia dan besaran anggaran yang disediakan pemerintah mencapai 20% dari APBN .
Komponen pendidikan tidak hanya tediri dari gedung sekolah, kurikulum, buku - buku, para guru sebagai tenaga pendidik, peserta didik atau para murid dan staff administrasi tapi juga teknologi informasi juga merupakan komponen penting yang paling lambat diserap di Indonesia. Berbeda dengan negara berkembang lainnya, jumlah persentase guru yang ada, tidak sebanyak di Indonesia namun untuk melengkapi sarana dan kebutuhan pendidikan tersebut, mereka memberdayakan teknologi sebagai suatu bagian komponen utamanya.
Besarnya potensi pasar dan lambatnya penyerapan teknologi inilah yang menjadi perhatian kami untuk turut menyumbangkan pemikiran dan ide bagi kemajuan pendidikan di Indonesia sehingga dapat menyetarakan fungsi pendidik, meningkatkan kualitas belajar dan mengoptimalkan peran pendidikan di Indonesia yang lebih cepat dan modern melalui teknologi informasi dan komputer.
Pengimplementasian komputerisasi di dunia pendidikan meliputi banyak hal, diantaranya:
- Sistem kurikulum akademisi yang terintegrasi dan dapat dimonitor dimanapun dan kapanpun oleh pihak - pihak yang berkepentingan. Menjadikan sistem kurikulum akademisi online ini sebagai jembatan antara pemerintah, tenaga pendidik dan orang tua murid serta murid itu sendiri.
- Sistem administrasi akademik yang terpadu dan terbuka yang menjadikan sistem ini sarana komunikasi untuk semua pihak yang terkait. Sistem ini akan memberikan atau menerima informasi yang diperlukan para pihak dalam proses operasional sehari - hari.
- Sistem perpustakaan online, sebagai sarana untuk mempermudah mendapatkan informasi atas ketersediaan buku di perpustakaan dan mengetahui informasi akan buku - buku yang dicari oleh murid atau guru.
- Sistem otomatisasi pencatatan absensi bagi tenaga pendidik, staf administrasi dan murid yang mendukung proses pencatatan secara otomatis dan real time.
Konsep dan design inilah yang kami tawarkan untuk diaplikasikan bagi sekolah - sekolah agar semua pencatatan administrasi, proses akademik, penyampaian informasi bagi para pendidik, staf administrasi dan peserta didik menjadi lebih baik, mudah, terbuka dan terpadu. Silakan menghubungi kami di 021 - 99943161, 021 - 7205114 atau email ke info@pstid.com untuk mendapatkan informasi dan bantuan lebih lanjut.
Apa saja keuntungan dengan Sistem Komputerisasi di Sekolah.
- Mempermudah proses operasional sekolah.
- Mengurangi kesalahan atau tidak sampainya informasi kepada tenaga pendidik atau murid.
- Sistem yang lebih fleksibel sehingga tidak terbatas oleh ruang dan waktu.
- Efisiensi waktu, tenaga dan uang.
- Sistem informasi yang lebih terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan informasi pendidikan.
Dengan semangat ”Semai dan tanamlah biji dari tumbuhan yang kamu miliki meskipun kamu tahu esok akan mati.” dan “Siapa yang menanam, dia yang akan memetik” mari kita dukung Bangkitnya Generasi Emas Indonesia (disarikan dari Sambutan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Pada Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2012 Rabu, 2 Mei 2012)






0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.