- Klik Master Data.
- Klik Daftar Item.
- Klik tombol Item Baru (Menu yang ada dibawah).
- Pilih Tipe Item
- Barang (INV), tipe item yang memiliki stok, Satuan, Harga Pokok dan Harga Jual. Tipe item yang paling sering dipakai oleh toko.
- Rakitan (ASM), tipe item yang terdiri dari beberapa item komponen, tidak memiliki stok tetapi akan mengurangi/menambah stok utk masing komponen, jika terjadi transaksi jual/beli, retur jual/beli atau keluar/masuk item.
- Non-Inventory, tipe item yang tidak memiliki harga pokok. Contoh item untuk sample.
- Jasa, tipe item yang tidak memiliki stok dan harga pokok. Seperti jasa antar gas/air mineral galon, bungkus kado dll.
- Masukkan informasi item multi satuan seperti
- Data Umum: Kode Item (tidak boleh sama), Nama Item, Jenis (jika belum ada klik tombol tambah disampingnya dan buat jenis baru dibagian bawah), Merek (jika belum ada klik tombol tambah disampingnya dan buat merek baru dibagian bawah),
- Satuan:
- Satuan Beli yang terkecil,
- Harga Beli/Pokok satuan terkecil,
- Masukkan Barcode
- Satuan Konversi utk item yang dijual dalam multi satuan
- Masukkan satuan selain satuan terkecil
- Masukkan jumlah konversinya, misalnya satuan terkecil pcs dan satian konversinya dus, 1 dus isi 10 pcs, maka satuan konversinya diisi dengan angka 10, masukkan barcode (jika ada) dari satuan konversi.
- Masukkan harga pokok satuan konversi.
- Harga Jual:
- Pilih harga jual berdasarkan satuan.
- Pilih satuan terkecil dan satuan konversi yang ada.
- Masukkan harga satuan jual satuan terkecil dan satuan konversi,
- Tekan Tombol Simpan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang implementasi program kasir melalui info@pstid.biz.id atau WhatsApp 0838-0616-9710






0 comments:
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.